KUDUS – Madrasah Aliyah (MA) Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus secara resmi mengumumkan hasil seleksi program “Vokasi Bekerja di Jepang” untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Pengumuman ini merilis daftar nama siswa yang berhasil lolos tahap screening yang meliputi seleksi tes dan wawancara.
Program bergengsi ini terselenggara berkat kerja sama strategis antara MA Nahdlatul Muslimin dengan Djarum Foundation dalam upaya meningkatkan kompetensi lulusan madrasah agar siap bersaing di kancah global.
Berdasarkan surat keputusan tertanggal 31 Desember 2025, tercatat sebanyak 28 siswa dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahap selanjutnya, yaitu Pelatihan Vokasi di Djarum Foundation.
Kepala MA Nahdlatul Muslimin, Bapak Muhlisin, S.Ag., M.Pd., bersama Kasi Pendma Kemenag Kabupaten Kudus, H. Agus Siswanto, S.H.I., M.Pd.I., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan para siswa yang telah melalui proses seleksi ketat ini.
“Selamat atas kelulusannya untuk mengikuti Pelatihan Vokasi di Djarum Foundation,” bunyi ucapan selamat yang tertulis dalam pengumuman resmi tersebut.
Berikut adalah daftar 28 siswa yang dinyatakan lolos seleksi:
- Syafira Valentina Anggreani
- Suyanti
- Dayu Adji Pratama
- Trubus Dhani Fayyad Zha’far
- Muhammad Farel Arya Saputra
- Muhammad Burhanuddin
- Khusain Alkahfi
- Rahma Aulia Ramadhani
- Muhammad Shofik
- Muhammad Irsyad Nur
- Muhammad Nailul Falah
- Ahmad Afani
- Muhammad Faris Zainuddin
- Anis Sailin Nikhlah
- Muhammad Lutfi Fatkhul Ikhlas
- Ilham Arif Walidul Habibi
- Aufal Manan
- Amelia Salma
- Alfin Rizqi Arafa
- Muhammad Jabal Rizqi
- Muhammad Fadly Fairuz
- Muhammad Fahmi Ashari
- Muhammad Yazid Al Abrori
- Nuril Huda
- Muhammad Ilham Maulana
- Rama Febiyan Erlangga
- Dzika Nafidz El Watsiq
- Dita Prasatiyo Ningrum
Dengan hasil ini, para siswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan vokasi sebaik mungkin sebagai bekal keterampilan (skill) dan mental sebelum nantinya diberangkatkan untuk bekerja di Jepang. Program ini menjadi bukti nyata komitmen MA Nahdlatul Muslimin dalam mencetak lulusan yang mandiri dan berdaya saing internasional.

