Edit Template
Peserta Didik

Wujudkan Madrasah Asri dan Berkarakter, MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus Gencarkan Gerakan Peduli Lingkungan

KUDUS, – Komitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, asri, dan nyaman terus ditunjukkan oleh civitas akademika MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus. Sebagai bagian dari upaya penguatan program Madrasah Adiwiyata, seluruh warga madrasah, mulai dari pimpinan, dewan guru, staf, hingga peserta didik, bahu-membahu menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan di area madrasah.Kegiatan yang dipelopori oleh Tim Pokja dan Kader Adiwiyata ini difokuskan pada pembenahan tata kelola sampah, peremajaan taman madrasah, serta pembersihan saluran drainase. Semangat gotong royong terlihat jelas saat para siswa dengan antusias memilah sampah organik dan anorganik, serta menanam kembali bibit tanaman produktif di lahan-lahan kosong sekitar kelas. Kepala MA Nahdlatul Muslimin, Bapak Muhlisin, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar mengejar predikat Adiwiyata, melainkan ikhtiar menanamkan karakter cinta lingkungan kepada generasi muda.“Kami ingin para siswa memahami bahwa menjaga lingkungan adalah manifestasi dari nilai keislaman, yakni minal iman (sebagian dari iman). Di MA Nahdlatul Muslimin, kami tidak hanya mencetak siswa yang pandai secara akademis dan agama, tetapi juga peduli terhadap kelestarian alam tempat mereka berpijak,” tegasnya. Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah revitalisasi “Pojok Hijau” dan perawatan tanaman obat keluarga (TOGA). Para siswa diajak untuk mengenal berbagai jenis tanaman dan cara perawatannya, yang secara tidak langsung menjadi laboratorium alam bagi pembelajaran biologi dan prakarya.Bapak Muhlisin juga mengapresiasi tingginya inisiatif yang ditunjukkan oleh para siswa.“Energi positif dari anak-anak luar biasa. Mereka tidak ragu kotor-kotoran demi membersihkan lingkungan sekolah. Harapannya, kebiasaan baik ini—seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat tanaman—bisa terbawa hingga ke lingkungan rumah mereka masing-masing,” ujarnya.Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan bagi MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Dengan lingkungan yang bersih dan asri, suasana KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) diharapkan menjadi lebih kondusif, sehingga mampu melahirkan prestasi-prestasi baru yang membanggakan.

Kesiswaan

Sulap Limbah Jadi Busana Mewah, Siswa MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus Kampanyekan Pesan Lingkungan Lewat Fashion Show Daur Ulang

Kudus, (22/10/25) – Halaman MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pasang mata terpukau menyaksikan peragaan busana yang tidak menampilkan kain sutra atau katun mahal, melainkan kreasi unik berbahan dasar limbah plastik. Dalam upaya mempertegas identitas sebagai madrasah yang sadar lingkungan (Adiwiyata), MA Nahdlatul Muslimin menggelar “Fashion Show Busana Daur Ulang”. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa di tangan siswa-siswi yang kreatif, sampah anorganik dapat berubah menjadi karya seni bernilai estetika tinggi. Para siswa memamerkan gaun, jas, hingga aksesori pelengkap yang dirancang dari bungkus kopi, kantong plastik bekas, koran, hingga tutup botol. Apa yang ditampilkan bukan sekadar tren mode, melainkan pesan kuat tentang tanggung jawab terhadap bumi. “Kami ingin menunjukkan bahwa plastik bekas tidak harus berakhir di tempat pembuangan akhir atau sungai. Dengan sedikit sentuhan seni dan inovasi, limbah ini bisa menjadi sesuatu yang anggun dan menarik,” ujar salah satu peserta yang mengenakan busana dari rangkaian Proses pembuatan busana ini tidak instan. Para siswa menerapkan teknik inovatif, mulai dari penganyaman, pemanasan plastik, hingga penjahitan pola yang rumit. Hal ini sejalan dengan semangat madrasah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga terampil dan inovatif dalam memecahkan masalah lingkungan. Kepala MA Nahdlatul Muslimin, Bapak Muhlisin memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut beliau, kegiatan ini lebih dari sekadar hiburan atau class meeting biasa. “Ini adalah metode pendidikan karakter yang menyenangkan. Melalui mode, kita menyuarakan isu serius tentang penumpukan sampah plastik. Kami berharap kesadaran ini tertanam di hati siswa, bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari iman dan tanggung jawab sosial kita,” ungkapnya. Acara ini juga menjadi ajang menumbuhkan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) bagi siswa. Keterampilan mengolah limbah menjadi barang bernilai ekonomi diharapkan dapat menjadi bekal mereka di masa depan. Dengan suksesnya pagelaran ini, MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus semakin mantap melangkah sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan sains, tetapi juga menjadi pelopor dalam gerakan pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Berita

Tahlil Umum Peringatan Hari Lahir Ke-102 Nahdlatul Ulama

Tahlil Umum Peringatan Hari Lahir Ke-102 Nahdlatul Ulama di Madrasah Aliyah Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus Kudus, 16 Januari 2025 – Dalam rangka memperingati hari lahir ke-102 Nahdlatul Ulama (NU), Madrasah Aliyah Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus menggelar kegiatan tahlil umum di seluruh kelas pada hari Kamis, bertepatan dengan 16 Rajab 1446 H. Acara ini dipimpin oleh yaitu Kyai Haji Tamam dan Kyai Haji Nur Salam yang memimpin pembacaan tahlil dan doa. Tahlil siswa dilakukan secara khusyuk di kelas masing-masing dengan melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi bentuk pembiasaan yang sudah rutin dilaksanakan di madrasah setiap hari Kamis sebelum jam pembelajaran dimulai, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai spiritual dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah di kalangan siswa. Madrasah Aliyah Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan Nahdlatul Ulama di tingkat Kecamatan Undaan. Berdirinya madrasah ini tidak lepas dari peran penting Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Undaan, yang pada waktu itu melihat perlunya pendirian lembaga pendidikan berbasis agama. Madrasah ini didirikan sebagai upaya untuk melindungi generasi muda dari pengaruh ideologi berbahaya yang berkembang saat itu, seperti komunisme atau PKI. “Sebagai lembaga pendidikan NU, kami senantiasa menjaga tradisi keagamaan yang menjadi warisan Nahdlatul Ulama. Melalui kegiatan seperti tahlil ini, kami berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kedalaman spiritual,” ujar salah satu pengurus madrasah. Peringatan hari lahir NU ke-102 ini menjadi momentum penting untuk mempertegas peran madrasah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, religius, dan cinta tanah air. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menguatkan semangat para siswa dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Islam sesuai ajaran Nahdlatul Ulama. Kegiatan berakhir dengan doa bersama untuk kejayaan NU, keberkahan madrasah, serta keselamatan bangsa dan negara.

Akademik

Try Out UTBK di MA Nahdlatul Muslimin Berjalan Lancar, Peserta Sangat Antusias

Undaan, Kudus – MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus sukses melaksanakan Try Out Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Sabtu, 9 November 2024. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.30 WIB ini diikuti oleh 77 peserta dari kelas XII dan XI Kelas Unggulan. Try Out UTBK ini merupakan bagian dari upaya pendampingan bagi siswa-siswi yang berminat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, yang bekerja sama dengan Ganesha Operation dan didukung oleh Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian Try Out, mulai dari pengaturan tempat duduk hingga proses pengerjaan soal yang diujikan. Koordinator kegiatan, Ahmad Muzayin, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi penuh para siswa dan kesigapan panitia dalam memastikan kelancaran acara ini. “Kami sangat senang melihat semangat belajar dari para siswa, terutama mereka yang mengikuti Try Out ini dengan serius. Persiapan yang matang dari panitia dan dukungan dari pihak sekolah turut berperan dalam kelancaran kegiatan ini,” ujar Ahmad Muzayin. Ia berharap hasil Try Out ini dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi siswa dalam mempersiapkan UTBK yang sesungguhnya di masa mendatang. Para siswa yang mengikuti Try Out ini diberi kesempatan untuk menguji kemampuan mereka dalam menjawab soal-soal Tes Potensi Skolastik (TPS) dan literasi, sesuai standar UTBK SNBT yang akan dihadapi di Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Kedinasan. Melalui hasil Try Out ini, siswa akan dapat mengevaluasi area yang masih perlu ditingkatkan, sehingga mereka lebih siap menghadapi ujian yang sesungguhnya. Pihak sekolah berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus diadakan secara berkala, mengingat pentingnya persiapan akademik yang kuat dalam upaya meraih prestasi di jenjang pendidikan tinggi.

Berita

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PPKM) di MA Nahmus Berjalan Sukses

Kudus, 09 November 2024 – Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PPKM) di MA Nahdlatul Muslimin Undaan tahun 2024 telah berlangsung pada hari Sabtu, 08 November 2024. Penilaian ini dilakukan secara tatap muka di Ruang Multimedia, dan dihadiri oleh berbagai pihak. Pengawas Madrasah Aliyah (MA) Nahdlatul Muslimin, Ibu Hj. Chasnah, S.Pd., M.Pd.I., memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa agenda PKKM ini merupakan bagian dari penjaminan mutu internal yang harus dilakukan oleh setiap sekolah untuk mengukur dan melakukan perbaikan-perbaikan di masa depan. “Agenda PKKM ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap sekolah dapat melakukan evaluasi dan perbaikan yang diperlukan guna meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya adanya kontrak belajar di kelas. “Selain siswa yang berprestasi, guru juga harus ikut serta dalam ajang lomba dan kompetisi untuk mengembangkan kemampuan mereka,” tambahnya. Acara ini dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kepala MA Nahdlatul Muslimin Undaan, Muhlisin, S.Ag., M.Pd. Beliau menyampaikan rencana pengembangan madrasah, program unggulan, dan inovasi yang telah direncanakan. “MA Nahdlatul Muslimin terus berkomitmen untuk melakukan progres dalam pengembangan sumber daya manusia seluruh civitas akademika. Kami memiliki berbagai program unggulan dan inovasi yang akan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah ini,” kata Muhlisin. Kegiatan PPKM ini diharapkan dapat menjadi evaluasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MA Nahdlatul Muslimin Undaan dan mewujudkan madrasah yang berdaya saing serta berprestasi.

Berita

MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus Gelar Try Out UTBK Gratis

Undaan, Kudus – Madrasah Aliyah (MA) Nahdlatul Muslimin Undaan, Kudus, melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) MA Nahdlatul Muslimin, akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk mendampingi siswa-siswi yang berminat melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Tengah yang menginstruksikan pelaksanaan Try Out Berbasis Komputer (TOBK) secara gratis bekerja sama dengan Ganesha Operation. Dalam surat yang dikeluarkan oleh Kemenag Jawa Tengah, dijelaskan bahwa TOBK ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswi menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ke Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Kedinasan. Kegiatan akan diawali dengan webinar yang dijadwalkan pada Rabu, 6 November 2024, mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Setelah sholat Dzuhur, para siswa diharapkan berkumpul di kelas masing-masing untuk menikmati makan siang sebelum masuk ke ruangan persiapan pada pukul 12.45. Webinar ini akan diadakan di tiga ruangan yang berbeda, dengan siswa kelas XI A1 dan XII A1 tetap di ruang kelas masing-masing, sedangkan siswa kelas XII lainnya berkumpul di Ruang Multimedia. Selama webinar, siswa diminta membawa ponsel untuk panduan instalasi aplikasi yang akan digunakan dalam Try Out. Selanjutnya, pada Sabtu, 9 November 2024, kegiatan Try Out UTBK akan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.30 WIB. Setelah istirahat pertama, siswa akan masuk ke ruangan yang sama seperti saat webinar untuk mengerjakan soal-soal Try Out berbasis komputer. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji pemahaman mereka terhadap materi Tes Potensi Skolastik (TPS) dan literasi, serta memberikan evaluasi yang membantu siswa dalam mempersiapkan UTBK yang sesungguhnya. Ahmad Muzayin, Koordinator Kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan untuk memberikan wawasan dan persiapan yang lebih matang bagi siswa-siswi MA Nahdlatul Muslimin. “Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, mengingat pentingnya persiapan menghadapi UTBK. Melalui Try Out ini, mereka akan lebih memahami soal-soal dan strategi yang dibutuhkan,” ujar Muzayin. Ia juga menambahkan, “Kerja sama dengan Kementerian Agama dan Ganesha Operation memungkinkan siswa mengikuti Try Out ini secara gratis, tanpa biaya tambahan. Kami ingin memastikan semua siswa mendapat akses yang setara untuk mempersiapkan masa depan akademik mereka.” Siswa yang mengikuti kegiatan ini diharapkan akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai soal-soal UTBK serta evaluasi yang bermanfaat untuk strategi belajar mereka ke depan.  

Prestasi

Prestasi Gemilang MA Nahdlatul Muslimin di Kejurcab IX Pagar Nusa Kudus 2024

  KUDUS,  — Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Kudus baru saja sukses menyelenggarakan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) IX Pagar Nusa Kudus 2024 yang berlangsung di GOR IAIN Kudus dari tanggal 11 hingga 13 Oktober. Acara yang diikuti oleh 310 peserta ini menjadi ajang adu ketangkasan bagi para pendekar muda dari berbagai sekolah, madrasah, dan tempat latihan di Kabupaten Kudus. Pada kejuaraan kali ini, MA Nahdlatul Muslimin berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan mengantarkan dua pesilatnya meraih gelar juara di kelasnya masing-masing. Muhammad Habbil, salah satu pesilat berbakat dari MA Nahdlatul Muslimin, berhasil meraih Juara 3 Dewasa Putra di Kelas D. Sementara itu, Kayla Maulida Savetiana turut menyumbangkan prestasi dengan memenangkan Juara 2 Remaja Putri di Kelas F. Kejurcab IX Pagar Nusa Kudus ini dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus, Asyrofi Masyitho, dengan seremonial pemukulan gong sembilan kali sebagai simbolis pembukaan. Ajang ini mempertemukan para pesilat dari kalangan siswa SD/MI hingga SMA/MA se-Kabupaten Kudus, termasuk sembilan Pengurus Anak Cabang (PAC) yang ikut serta di dalamnya. Ketua Panitia Kejurcab IX Pagar Nusa Kudus, Atok Faiq Wafa Ulya, mengungkapkan bahwa seluruh kelas dalam kejuaraan ini terisi penuh, mulai dari kelas A hingga H. Para juara dari Kejurcab ini nantinya akan berkesempatan untuk mewakili Kabupaten Kudus pada ajang tingkat provinsi atau Kejurda Jawa Tengah yang akan diadakan di Pati. “Mereka yang juara diberi hadiah dan nantinya akan mewakili Kudus di tingkat Jateng,” jelasnya. Kesuksesan MA Nahdlatul Muslimin di ajang Kejurcab IX Pagar Nusa Kudus 2024 ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi dorongan semangat bagi para siswa lainnya untuk terus berprestasi.  

Organisasi

Latih Jiwa Kepemimpinan, MA Nahdlatul Muslimin Adakan LDK untuk Kader OSIS

Madrasah Aliyah (MA) Nahdlatul Muslimin kembali menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) untuk kader OSIS pada tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan siswa-siswi menjadi pemimpin masa depan yang memiliki keterampilan dasar dalam kepemimpinan, serta menanamkan semangat kebangsaan dan nasionalisme. Acara LDK yang diadakan selama satu hari, dari pukul 07.15 hingga 17.00 WIB, ini dipandu oleh pemateri-pemateri berpengalaman di berbagai bidang. Adapun beberapa pemateri yang terlibat dalam kegiatan LDK tahun ini adalah: Moh. Sholeh, S.Pd., dengan materi mengenai Kepemimpinan, yang memberikan pemahaman tentang dasar-dasar menjadi seorang pemimpin. Ruston Zefti, S.Pd., menyampaikan materi tentang Wawasan Kebangsaan, guna membangkitkan semangat cinta tanah air dan nilai-nilai nasionalisme. Suharno, S.Ag., membahas materi Keorganisasian, yang bertujuan melatih siswa dalam berorganisasi secara efektif. M. Irham, S.Pd., mengajarkan teknik Problem Solving, untuk membantu siswa menghadapi berbagai tantangan dan mencari solusi. Abdur Rochim, S.Si., memberikan pembekalan mengenai Public Speaking, guna melatih kemampuan berbicara di depan umum dengan percaya diri. Ajib Aqila, Ketua OSIS MA Nahdlatul Muslimin, menyampaikan harapannya bahwa melalui LDK ini, para kader OSIS dapat mengembangkan rasa percaya diri, disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian dalam setiap aspek kehidupan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat memupuk semangat kebangsaan dan menjadi pemimpin yang berkarakter serta siap menghadapi tantangan ke depan,” ungkapnya. Kegiatan LDK ini diharapkan memberikan dampak positif pada perkembangan karakter para siswa, terutama dalam membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan kepemimpinan yang kuat. pada hari Rabu ini (09/10), lima puluh peserta dari kelas X dan XI  menghadiri technical meeting yang diadakan di Ruang Multimedia sebagai persiapan acara yang akan diadakan besok.

Berita

KKM Madrasah Aliyah Kabupaten Kudus Gelar Diseminasi Implementasi Kurikulum Merdeka

Kudus, 3 Oktober 2024 – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) tingkat Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Kudus menyelenggarakan Diseminasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada Kamis, 3 Oktober 2024. Kegiatan ini berlangsung di lantai 4 Gedung Olimpiade Sains Terpadu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus, dengan dihadiri oleh sekitar 80 peserta yang terdiri dari kepala madrasah aliyah negeri dan swasta se-Kabupaten Kudus, beserta wakil kepala bidang kurikulum dari masing-masing madrasah. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars Madrasah, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KKM MA 2, yang juga Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak. Dalam kesempatan tersebut, Ali Musyafak menyampaikan pesan penting terkait komitmen bersama dalam membangun madrasah di Kabupaten Kudus. “Kita harus bergotong-royong membangun madrasah, khususnya di Kudus, agar semakin unggul, berdaya saing, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya. Madrasah-madrasah di Kudus telah menjadi acuan tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional, menjadi model bagi lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. Selain itu, hadir pula dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Suhadi, yang didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Agus Siswanto, serta dua pengawas madrasah, yaitu Saudin dan Chasnah. Dalam sambutannya, Suhadi memberikan arahan kepada para kepala madrasah, menekankan pentingnya peran kepemimpinan dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Kudus. “Peningkatan kualitas pendidikan madrasah aliyah di Kudus berada di tangan bapak dan ibu sekalian. Dengan kepemimpinan yang kuat dan visi yang jelas, pendidikan madrasah akan semakin maju,” kata Suhadi. Ia juga menyoroti pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi para kepala dan guru madrasah, terutama dalam menyikapi dinamika Implementasi Kurikulum Merdeka. “Seorang kepala madrasah harus selalu mau belajar, karena ketika seorang guru berhenti belajar, dia sebenarnya juga berhenti mengajar,” tegasnya. Suhadi menambahkan bahwa madrasah di Kudus sering berprestasi dalam ajang-ajang nasional, seperti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Myres. Acara ini secara resmi dibuka oleh Suhadi dengan pembacaan Surat Al-Fatihah. Setelah itu, diseminasi Kurikulum Merdeka disampaikan oleh Adi Tri Wibowo dari MAN 1 Kudus dan Marman dari MAN 2 Kudus. Di tengah kegiatan, Ketua KKM MA 2, Ali Musyafak, juga memimpin rapat lanjutan bersama para anggota KKM lainnya yang diadakan di lantai 3 gedung yang sama.

Berita

MA Nahdlatul Muslimin Raih Prestasi di Lomba Kepalangmerahan PMI Kabupaten Kudus

Kudus, 17 September 2024 — MA Nahdlatul Muslimin kembali mengukir prestasi gemilang dalam ajang Lomba Kepalangmerahan yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kudus, dalam rangka memperingati HUT PMI yang ke-79 dengan tema “Aksi Adaptasi Iklim.” Dari beberapa kategori lomba, MA Nahdlatul Muslimin berhasil meraih juara dalam dua cabang lomba, yaitu Juara 2 Lomba Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) yang diraih oleh Finna Afidatul Munawaroh dan Juara 2 Lomba Paduan Suara yang dipersembahkan oleh tim paduan suara yang terdiri dari 11 siswa. Lomba yang diadakan pada tanggal 10-11 September 2024 ini melibatkan kontingen Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai sekolah dan madrasah di Kabupaten Kudus. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan PMI Kabupaten Kudus, dengan berbagai lomba yang bertujuan untuk menanamkan jiwa kemanusiaan dan solidaritas kepada para anggota PMR serta meningkatkan kesadaran akan adaptasi terhadap perubahan iklim. Moh. Sholeh, S.Pd., selaku pendamping lomba dari MA Nahdlatul Muslimin, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian para siswa. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih. Baik Finna maupun tim paduan suara telah memberikan penampilan yang luar biasa. Mereka telah bekerja keras selama latihan, dan hasil ini adalah buah dari komitmen serta semangat yang mereka tunjukkan,” ujar Sholeh. Penyerahan trofi, piagam, dan uang pembinaan bagi para pemenang dilakukan di Pendopo Bupati Kabupaten Kudus dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para peserta, pendamping, serta perwakilan sekolah. Kepala Madrasah Aliyah Nahdlatul Muslimin mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh para siswa. “Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi siswa-siswi serta pembimbing yang telah mempersiapkan diri dengan baik. Semoga ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi di bidang kemanusiaan maupun bidang akademis lainnya,” ujarnya.